You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ahok Berharap Maulid Nabi Jadi Momentum Hapuskan Diskriminasi Pendidikan
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Ahok: Jangan Ada Lagi Diskriminasi di Dunia Pendidikan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berharap peringatan maulid nabi Muhammad SAW dapat dijadikan momentum untuk menghapus diskriminasi di dunia pendidikan yang masih terjadi sampai sekarang.

Maka dari itu, jangan sampai ada lagi diskriminasi pendidikan

"Di maulid nabi ini, yang harus dijalankan adalah menuntut ilmu sampai negeri Cina. Maka dari itu, jangan sampai ada lagi diskriminasi pendidikan," kata Ahok saat membuka kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Agung, Balaikota DKI, Rabu (28/1).

Dikatakan Ahok, seruan agama Islam kepada umat untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya sampai ke negeri Cina tidak akan berjalan jika diskriminasi dalam dunia pendidikan belum bisa dihapuskan.

Penanganan Banjir & Pembebasan Lahan Jadi Prioritas APBD 2015

"‎Di negara kita masih ada diskriminasi. Masih ada sekolah yang bayarnya mahal sehingga anak-anak tidak bisa sekolah," ungkapnya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku, kerap emosi ketika mendengar kabar jika sekolah unggulan hanya dikhususkan bagi orang-orang kaya.

"‎Saya bilang harusnya sekolah unggulan itu buat anak yang tidak mampu‎, bukan orang kaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye949 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye933 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati